Waspadai pengharum ruangan penyebab kanker - Kebersihan dan keindahan ruangan merupakan hal yang penting untuk menciptakan suasana yang nyaman. Terkadang untuk membuat suasana di dalam ruangan semakin nyaman, banyak orang menyemprotkan pengharum ruangan sehingga ruangan menjadi lebih segar.
Banyak yang tidak tahu selain memberikan keharuman pada ruangan, ternyata pengharum ruangan memberikan dampak negatif untuk kesehatan anda.
Waspadai pengharum ruangan penyebab kanker
![]() |
| Waspadai pengharum ruangan penyebab kanker |
Sebuah studi yang dilakukan oleh professor Alastair Lewis dari University of York menemukan bahwa aroma sitrus yang keluar dari lilin pewangi, semprotan pewangi dan produk pembersih serta pengharum ruangan bisa menyebabkan kanker.
Para ilmuwan itu meneliti tingkat kandungan zat kimia organik dalam udara dari enam rumah yang berbeda dan menemukan adanya zat kimia yang disebuat limonene.
Independet menyebutkan bahwa begitu terlepas ke udara, limonene beriteraksi dengan ozon untuk memproduksi senyawa organik formaldehyde, sebuah zat karsinogenik yang sudah ada sejak 1980-an. Pada 2011 zat ini secara resmi dimasukkan dalam daftar penyebab kanker pada manusia.
Formaldehyde merupakan zat kimia yang mudah terbakar yang mempunyai aroma yang kuat. Biasanya digunakan dalam berbagai produk rumah tangga seperti lem, pelapis kertas, dan pembuat bahan pembungkus.
Dalam jumlah lebih dari 0.1 ppm di udara, formaldehyde bisa menyebabkan rasa panas pada mata, hidung seperti terbakar, menyebabkan iritasi, mual, batuk dan bersin.
Seperti diwartakan oleh Tech Times, para peneliti juga menemukan bahwa tingkat kandungan formaldehyde dalam rumah-rumah yang diteliti setara dengan tingkat limonene.
Tujuan dilakukannya penelitian ini tidak hanya menentukan tingkat kandungan zat kimia dalam rumah tangga, namun juga untuk menurunkan kandungan zat-zat itu dengan cara yang praktis. Caranya adalah dengan menempatkan tanaman dalam ruangan selama enam pekan.
Lewis mengukur keberadaan limonene dan formaldehyde selama enam pekan. Setelah satu bulan, dia menemukan bahwa kandungan limonene yang berasal dari lilin pewangi dan pengharum ruangan meningkat. Hal itu disebabkan karena jendela dan pintu pada ruangan selalu tertutup.
Tanaman yang dihadirkan dalam ruangan itu ternyata tidak mempunyai dampak apa pun terhadap tingkat limonene, namun tingkat formaldehyde menurun tajam. Kesimpulannya, tanaman yang ada di dalam ruangan bisa membantu menyerap zat berbahaya seperti formaldehyde.
Uji laboratorium menunjukkan bahwa tanaman English Ivy merupakan penyerap bahan kimia berbahaya terbaik. Sedangkan tanaman yang bisa menyerap formaldehyde adalah geraniums, ferns dan lavender.
